Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri dan Cara Sholat Ied Jamaah

Hari raya idul fitri bertepatan pada hari Minggu, 24 Mei 2020, pada hari raya tahun ini sangat berbeda dengan lebaran tahun sebelumnya. Karena lebaran tahun ini kita dianjurkan untuk tetap dirumah saja, bagi para umat muslim dunia pasti sangat sedih. Karena lebaran tahun ini tidak bisa pulang kampung untuk kumpul bersama keluarganya.



Hari raya idul fitri tahun ini akan menjadi hari raya yang tidak biasanya. Karena harus selalu waspada akan virus corona, adanya virus corona ini membuat lebaran tahun ini berbeda. Perbedaan lebaran tahun ini pun antara lain seperti sholat ied dirumah, silaturahmi didaerah masing-masing, dan dianjurkan memakai masker saat silaturahmi.

Umat muslim pasti merasa sedih karena lebaran tahun ini tidak bisa melaksanakan ibadah sholat ied dimasjid dan harus melaksanakan ibadah sholat ied dirumah. Jika lebaran sebelumnya mendengarkan khutbah terlebih dahulu, namun kali ini tidak bisa mendengarkan khutbah masjid.

Upaya memutus rantai virus corona, kegiatan diluar rumah harus bisa diminimalisir dan mengikuti arahan dari pemerintah. Oleh karena itu, lebaran kali ini sangatlah berbeda dengan sebelumnya, karena penerapan social distancing membuat lebaran tahun ini berbeda dengan sebelumnya upaya memutus rantai virus corona.

Sebelum masuk dalam penjelasan mengenai tata cara sholat ied dirumah alangkah baiknya kita tahu hukum dari sholat ied terlebih dahulu. Karena perbedaan pendapat dari berbagai ulama dan berdasarkan pendapat tersebut, hukum sholat ied terbagi menjadi 3, yaitu sunah muakad, fardhu kifayah, fardhu 'ain.

Menurut keterangan dari mazhab Syafi’i pada Kitab Nihayatuz Zain karya Syekh M Nawawi Banten.
“Jenis kedua dari shalat sunnah yang ditentukan waktunya adalah shalat yang dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah adalah (shalat dua Id, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha). Shalat Id disyariatkan khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW,” (Nihayatuz Zain, halaman 106).

Penjelasan para ulama mengenai hukum sholat ied


Sunah Muakad
Sebagian besar ulama mengatakan bahwa hukum dari pelaksanaan sholat Ied adalah sunah muakad. Yang artinya pelaksanaan sholat Ied sangat dianjurkan bagi seluruh umat Islam. Sebab, sholat ied hanya dilaksanakan setahun sekali, sholat ied adalah bagian dari rangkaian ibadah Ramadan.

Fardhu Kifayah
Pendapat lain mengenai hukum sholat ied datang dari mahzab Imam Hambali, yang mengatakan bahwa sholat Ied hukumnya fardhu kifayah. Artinya, sholat Ied ini bersifat wajib bagi umat muslim secara keseluruhan. Dengan begitu hukumnya adalah pada satu kesatuan umat Islam. Jika ada sebagian besar umat Islam yang sudah melaksanakannya, maka hal itu sudah dinilai cukup.

Fardhu 'Ain
Pendapat lain datang dari mahzab Imam Hanafi yang menyebutkan bahwa sholat ied adalah ibadah wajib bagi seluruh umat muslim. Hukum sholat Ied yang ketiga adalah fardhu ‘ain. Dengan begitu, ibadah sholat ied ini tidak boleh ditinggalkan. Berdosa bagi yang tinggalkan sholat ied.

Nah, itu tadi adalah hukum sholat ied menurut sebagian pendapat ulama. Setelah mengetahui hukum sholat ied, berikut adalah tata cara sholat ied.

Bacaan Niat Sholat Idul Fitri

Sholat ied dimulai tanpa adzan maupun iqomah, akan tetapi cukup dengan seruan "As-shaalattul jami'ah". Akan tetapi sebelum itu, jika sholat ied berjama'ah dimasjid sebelumnya kita akan mendengarkan khutbah terlebih dahulu atau bisa ketika selesai menunaikan ibadah sholat ied berjama'ah. Namun, ketika sholat ied sendiri tidak diharuskan khotbah.

Niat sholat ied 
Usholli rakataini sunnatan liidil fitri (imaman/ma'mumam) lillahi taala.

Niat sholat ied jika dilakukan sendirian
Ushalli sunnatan 'iidil fithri rok'ataini lillaahi ta'aalaa.

Takbiratul Ikhram 
Takbiratul ikhram adalah pembukaan untuk memulai sholat, gerakan takbiratul ikhram adalah mengangkat kedua tangan sejajar dengan kuping. Takbir " Allahuu akbar".

Membaca Do'a Iftitah 
Setelah takbir bacalah doa iftitah. Adapun bacaannya seperti ini "Allahu akbar kabira, walhamdu lillahi katsira, wa subhamallahi bukratan wa ashila, inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samawati wal ardha hanifan musliman, wa mā ana minal musyrikin, inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil alamin, la syarika lahu wa bi dzalika umirtu, wa ana minal muslimin.

Takbir Tambahan
Setelah membaca do'a iftitah, selanjutnya adalah takbir tambahan sebanyak 7x. Membaca zikir diantara jeda takbir, adapun zikir yang dibaca adalah sebagai berikut :
Subhanallah, walhamdulillah, wala ilaha illallâh, wallahu akbar, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azhim.

Membaca Surah Al-Fatihah
Setelah selesai melakukan takbir tambahan, selanjutnya adalah membaca surah Al-Fatihah. Adapun surah Al-Fatihah yang dibaca adalah sebagai berikut :

Bismillahirrahmanieraheemi, Alhamdu lillahi rabbi alAAalameena, arrahma nur rahiimm, maliki yawmid dieeni, iyyaka na'budu waiyyaka nastaaeenu, ihdinas 'siratal mustaqiim, Sirata allatheena anAAamta AAalayhim ghayri almaghdoobi AAalayhim wala alddalleena.

Membaca Surah Al-Qur'an
Setelah membaca surah Al-Fatihah, selanjutnya adalah membaca surah Al-Qur'an. Membaca surah dalam Al-Qur'an boleh membaca surah pendek maupun surah panjang.

Rukuk dengan Thuma'ninah
Setelah selesai membaca surah dalam Al-Qur'an, selanjutnya adalah rukuk thuma'ninah. Adapun bacaan rukuk thuma'ninah adalah sebagai berikut :
Subhana ra'bial adzimi wabihamdihi, dan dibaca sebanyak 3x.

I'tidal dengan Thuma'ninah
Setelah rukuk thuma'ninah, selanjutnya adalah i'tidal. Adapun bacaan i'tidal thuma'ninah adalah sebagai berikut :

Rabbana lakal hamdu mil’as samawati wa mil’al ardhi wa mil’a ma syi’ta min syay’in ba‘du.

Sujud dengan Thuma'ninah
Setelah selesai melakukan i'tidal thuma'ninah, selanjutnya adalah sujud dengan thuma'ninah. Adapun bacaan yang harus dibaca adalah sebagai berikut :
Subhana rabbiyal a‘la wa bi hamdih, dibaca sebanyak 3x.

Duduk di antara Dua Sujud dengan Thuma'ninah
Setelah selesai melakukan sujud dengan thuma'ninah, langkah selanjutnya adalah duduk diantara dua sujud dengan thuma'ninah. Adapun bacaannya adalah sebagai berikut :
Rabbighfir li, warhamni, wajburni, warfa‘ni, warzuqni, wahdini, wa ‘afini, wa‘fu ‘anni.

Sujud dengan Thuma'ninah
Setelah melakukan duduk diantara dua sujud dengan thuma'ninah, selanjutnya adalah mengulai sujud dengan thuma'ninah sekali lagi dengan bacaan yang sama.

Istirahat Sejenak
Setelah selesai langkah sholat ied pada rakaat pertama, duduk istirahat sejenak (sedurasi bacaan subhanallah) sebelum bangun melaksanakan rakaat kedua.

Takbir Intiqal
Takbir intiqal atau takbir yang mengiringi bangun dari posisi duduk ke posisi berdiri. Dan melakukan rakaat kedua.

Takbir Tambahan
Pada rakaat kedua takbir tambahan terlebih dahulu sebelum membaca surah Al-Fatihah. Dan membaca zikir antara jeda takbir. Bacaan zikir yang dibaca sama seperti rakaat pertama.

Membaca Surah Al-Fatihah
Setelah takbir tambahan barulah membaca surah Al-Fatihah seperti rakaat pertama tadi.

Membaca Surah Dalam Al-Qur'an
Setelah membaca Al-Fatihah selanjutnya adalah membaca surah dalam Al-Qur'an dengan bacaan surah yang berbeda dari rakaat pertama. Bacaan surah boleh panjang boleh juga pendek.

Rukuk dengan Thuma'ninah
Setelah membaca surah dalam Al-Qur'an, selanjutnya adalah rukuk thuma'ninah dengan bacaan yang sama dan dibaca sebanyak 3x.

I'tidal dengan Thuma'ninah
Setelah melakukan rukuk dengan thuma'ninah, selanjutnya adalah melakukan i'tidal dengan thuma'ninah dengan bacaan yang sama dan dibaca sebanyak 3x.

Sujud dengan Thuma'ninah

Setelah melakukan i'tidal dengan thuma'ninah, selanjutnya adalah sujud dengan thuma'ninah dengan bacaan yang sama dan dibaca sebanyak 3x.

Duduk di antara Dua Sujud dengan Thuma'ninah
Setelah melakukan sujud dengan thuma'ninah, selanjutnya adalah duduk diantara dua sujud dengan thuma'ninah. Bacaan yang dibaca sama seperti rakaat pertama tadi.

Sujud dengan Thuma'ninah
Setelah melakukan duduk diantara dua sujud dengan thuma'ninah, selanjutnya adalah kembali sujud dengan thuma'ninah. Adapun bacaan yang dibaca sama seperti tadi dan dibaca sebanyak 3x.

Duduk Tasyahud Akhir (Tawwaruk)
Setelah sujud dengan thuma'ninah, selanjutnya adalah tasyahud akhir atau tawwaruk. Adapun bacaan yang harus dibaca adalah sebagai berikut:

At-tahiyyatul mubarakatus shalawatut thayyibatu lillah. As-salamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh, as-salamu ‘alayna wa ‘ala ‘ibadillahis shalihin. Asyhadu an la ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan rasūlullāh. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad, kama shallayta ‘ala sayyidina Ibrahim wa ‘ala ali sayyidina Ibrahim; wa barik ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘alā āli sayyidina Muhammad, kama barakta ‘ala sayyidin Ibrahim wa 'ala ali sayyidina Ibrahim. Fil ‘alamina innaka hamidun majid.

Salam
Terakhir adalah salam, menoleh kanan dan kiri diiringi bacaan salam. Adapun bacaan salam adalah sebagai berikut :
As-salamu ‘alaikum wa rahmatullah.

Karena kondisi saat ini masih belum stabil terkait masalah wabah covid-19, pelaksaan sholat ied tetap dianjurkan dirumah saja upaya memutus rantai virus corona. Setelah melaksanakan sholat dua rakaat, seorang yang ditunjuk sebagai imam harus menyampaikan satu atau dua khutbah, Wallahu a'lam.

Posting Komentar untuk "Bacaan Niat Sholat Idul Fitri dan Cara Sholat Ied Jamaah"

Berlangganan via Email