Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Jenis-Jenis Bahan Kaos untuk Memulai Bisnis Clothing

Sebelum kalian membeli kaos atau ingin memulai bisnis clothing ada baiknya kalau kalian mengetahui jenis bahan dari kaos yang akan kalian beli maupun kalian jadikan mitra. Oleh karena itu upshirty akan memberi tahu kalian tentang bahan apa saja yang digunakan untuk membuat bahan kaos.



Bahan Katun

Pertama adalah bahan katun, kalian pasti sudah tahu dong bahan katun? Kata katun sendiri diambil dari bahasa Inggris, yaitu cotton atau kapas. Bahan katun terbuat dari 100% cotton atau kapas alami dan kelebihan bahan katun ini pun beragam yakni tekstur yang lembut, menyerap keringat dan nyaman saat disentuh sehingga bahan katun sejuk saat dipakai di berbagai cuaca atau kapanpun dan dimanapun. Tapi sebelum bahan katun ini diproduksi untuk kaos, bahan katun ini pun harus melalui beberapa proses untuk pemintalan benang agar tekstur dari katun lebih halus dan rapi, setelah melalui proses pemintalan benang bahan katun ini terbagi menjadi dua varian berdasarkan pemintalan benangnya dan terbagi menjadi tiga jenis menurut pengaturan dari gramasinya (gr/m2). Berikut adalah jenis katun yang sudah disusun oleh upshirty berdasarkan proses pemintalan benang dan pengaturan gramasinya.

Bahan Cotton Combed

Pasti kita semua tahu dong apa itu bahan cotton combed, tapi tahukah kamu kalau bahan cotton combed memiliki gramasi yang berbeda sesuai kebutuhan konsumen? Bahan cotton combed mempunyai tiga jenis gramasi yang berbeda-beda antara lain cotton combed 20s yang menjadikan bahan cotton combed 20s menjadi bahan yang paling tebal diantara cotton combed lainnya dengan tingkat gramasi 190-200 gsm, cotton combed 24s dengan tingkat ketebalan yang lebih tipis dibandingkan dengan cotton combed 20s dan cotton combed 24s memiliki tingkat gramasi 175-185 gsm dan yang terakhir ada cotton combed 30s dengan ketebalan yang lebih tipis dibandingkan cotton combed 20s ataupun 24s dengan tingkat gramasi 140-150 gsm. Nah, untuk lebih detailnya kalian bisa membaca artikel sebelumnya dari upshirty di sini.

Cotton combed sendiri diambil dari cara pengolahan bahan dengan cara disisir atau combed sebelum dipintal menjadi gulungan benang, karena cotton combed menggunakan cara combed atau penyisiran membuat hasil benang yang didapatkan lebih lembut, lebih rapi, lebih panjang dan jarang sekali ada NAP (sambungan kapas pada bahan).

Bahan Cotton Carded

Bahan cotton carded pun sama dengan bahan cotton combed yang menggunakan 100% serat kapas, tapi yang membedakan adalah cara untuk mengolah bahan sebelum dipintal menjadi gulungan benang. Nama carded sendiri pun diambil dari cara pengolahan bahan dengan cara digaruk atau carding sebelum dipintal menjadi gulungan benang, dengan cara pengolahan dari pembuatan gulungan benang dari cotton carded yang menggunakan cara digaruk atau carding sehingga menjadikan cotton carded tampak lebih kasar dibandingkan cotton combed. Hasil rajutan dan penampilan bahannya pun kurang rata dibandingkan cotton combed, karena proses untuk mengolah bahan dari cotton carded hanya sampai pada tahap carding.

Bahan Polyester

Mungkin diantara kalian masih ada yang belum mengetahui apa itu bahan polyester, polyester adalah jenis bahan yang terbuat dari hasil  minyak bumi (serat sintetis atau buatan) untuk diolah menjadi dua bahan yang berbeda, yaitu serat fiber poly dan untuk yang plastik berupa biji plastik. Jika dibandingkan dengan bahan katun, kain jenis ini lebih tipis, agak kasar dan tidak bisa menyerap keringat dibandingkan dengan bahan katun sehingga bahan jenis ini sangat panas ketika dikenakan berbeda dengan bahan jenis katun yang sejuk saat dikenakan.

Bahan Teteron Cotton

Teteron cotton atau biasa disebut TC merupakan jenis bahan campuran antara cotton combed dan polyester dengan perbandingan 35% cotton combed dan 65% polyester. Bahan jenis ini sama seperti polyester tidak menyerap keringat dan gerah saat dikenakan. Akan tetapi bahan jenis ini tidak mudah melar walaupun sudah lama dipakai dan bahan ini tidak mudah kusut atau lebih tahan kusut.

Bahan Viscose

Viscose atau biasa disebut rayon adalah jenis bahan serat sintesa celulosa organic (buatan manusia) yang biasa digunakan sebagai bahan untuk kain, tekstur dari viscose sendiri hampir mirip dengan tekstur kapas. Serat viscose memiliki ketahanan kelembaban lebih tinggi dan lebih lembut dibandingkan serat kapas, karena viscose sendiri digunakan untuk menambahkan kenyamanan serat sintetis saat dipakai dan menambah kecerahan warna pada bahan sehingga terkesan lebih mewah sehingga membuat bahan viscose jarang tersedia dipasaran sehingga harga dari bahan viscose sendiripun relatif mahal.

Bahan Cotton Viscose (CVC)

Cotton viscose atau biasa disebut CVC adalah jenis bahan campuran sama seperti bahan Teteron Cotton atau TC dengan perbandingan 55% Cotton Combed dan 45% Viscose sehingga membuat bahan dari CVC memiliki kelebihan ditingkat shrinkage (susut pola) lebih kecil dari bahan cotton atau kapas dan bahan CVC pun menyerap keringat sama seperti cotton.

Bahan Hyget

Hyget adalah jenis bahan yang terbuat dari plastik, jadi tidak heran jika bahan ini memiliki tekstur yang sangat tipis sehingga membuat bahan hyget ini kurang layak dan kurang nyaman untuk dijadikan sebuah kaos. Namun untuk pembuatan kaos dengan harga yang murah, biasanya untuk pembuatan kaos dengan jumlah banyak dan untuk keperluan kampanye kalian bisa menggunakan kaos dengan bahan hyget.

Jadi apakah kalian masih bingung dalam memilih bahan yang tepat untuk memulai bisnis clothing ataupun untuk kenyamanan kalian saat dikenakan? Jika kalian ingin memulai bisnis clothing, kalian bisa baca artikel sebelumnya di sini. Dan jika kalian belum memiliki website untuk menjadi penggerak bisnis online kalian upshirty menyediakan jasa untuk pembuatan website dan SEO silakan cek di sini dan jika kalian belum mengerti tentang bisnis online, kalian bisa baca artikel sebelumnya di sini.

Posting Komentar untuk "Mengenal Jenis-Jenis Bahan Kaos untuk Memulai Bisnis Clothing"

Berlangganan via Email